Tampilkan postingan dengan label Part of Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Part of Life. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Maret 2017

14.14.00 0 Comments
saya pernah melewati masa-masa setiap malam hanya nangis dan tidak bebruat apa-apa. setiap pagi,siang, hingga sore tidur karena semalaman lelah menangis. namun saya sadar, bahwa asa, mimpi, dan tujuan saya harus segera direalisasikan.

sudah setahun lalu saya memikul gelar dan nama baru. tambahan S.Farm. di bagian akhir nama yang tentu saja bukan akhir dari segalanya. ups and downs selama mengerjakan tugas akhir S1 yang pada saat itu ingin membuat saya menyerah. namun jika saya menyerah, keadaan akan bertambah buruk. sia-sia apa yang telah dilakukan selama lebih kurang 3 tahun beberapa bulan itu.

hal pertama adalah masalah akademis. beberapa kali saya harus mengganti judul. bukan hanya judul, namun isi skripsi. sekitar 5 atau 6 folder calon skripsi yang sudah sampai pada bab 3 dan harus dirombak banyak karena penyesuaian dengan lab yang akan dipakai, penyesuaian dengan keinginan dosen proyek ((pada saat itu ikut proyek)) ataupun karena mengajukan dosbing tapi selalu ditolak.

untuk ai mata yang selalu mengalir di tiap sujud panjang, saat itu saya membutuhkan dosen yang bisa sesuai dengan yang saya inginkan karena beberapa hal, namun tetap saja saya tidak mendapatkan dosen pembimbing jua. salah satu alasannya saat saya menanyakan mengapa buku saya belum di-acc adalah: buku saya tidak ada di meja registrasi. aneh. padahal seharian saya melihat buku itu dan menunggui pengumuman nama itu terpampang.

di luar konteks akademis, ada hal lain yang membuat air mata selalu meraung-raung dan fisik yang semakin melemah: kehilangan salah satu support system sekunder. menurut saya, support system primer tetaplah kedua orangtua. karena merekalah yang selalu mendidik saya untuk berdamai pada diri sendiri, terlebih pada keadaan.

kehilangan hadir pada saat kita tidak siap untuk melepaskan

Sabtu, 02 Juli 2016

07.09.00 0 Comments
"Barangkali aku terlambat memulai dan memperbaiki banyak hal dalam kehidupan. Tapi, jika dalam perjalanan yang lambat ini aku bertemu denganmu yang sama-sama tengah memulai memperbaiki segala sesuatu, rasanya aku rela dikalahkan waktu. Tenang saja, aku memang terlambat, tapi aku selalu berhasil melesat jauh lebih cepat. Semoga juga lebih hebat." -JR

dan pada kenyataannya perpisahan itu datang tanpa ucap permisi, untuk mereka yang belum benar-benar siap kehilangan. sebenarnya kita tak saling berpisah, hanya menunggu untuk kembali bertemu. mengumpul rindu agar sendu tak selalu mencumbu,

Jumat, 01 Juli 2016

UI : Universitas Impian

10.58.00 0 Comments
Kemenangan adalah milik mereka yang bekerja keras, penuh harap, dan pasrah pada kekuatan doa


melanjutkan postingan sebelumnya tentang apa aja yang aku lakukan selama LIBUR PANJANG yang uring-uringan tak menentu ini. and finally, the day is coming!

yap! 30 Juni 2016 adalah pengumuman ITB, dan seperti yang diprediksi, muncul tulisan gede, capslock, bold

status : DITOLAK

nyinyir langsung rasanya. langit seakan runtuh. mata terasa berat. dan air mata itu pun petjah!
galau galau nangis uring-uringan. apalagi besok pengumuman UI.

hingga tiba di satu fase, di mana aku benar-benar mengikhlaskan apapun hasilnya.

Senin, 27 Juni 2016

Dia Hanya Ingin Aku Berjuang (3)

22.04.00 0 Comments
dan yap! waktu yang dihabiskan untuk menunggu kuliah Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) adalah mencari sekolah itu sendiri.

sebenernya, liburan adalah pelampiasan stressed akan dua hal. ujian PSPA dan juga Ujian hidup. yap! masalah pribadi di mana saya digeret-geret ke dalamnya. oke abaikan~

karena Allah itu indah dan menyukai keindahan, maka aku mencintai tiap mili indah dirimu~


jika kau melihat kebun teh hijau menghampar. bau tanah basah menyeruak di sepanjang harimu, dan embun membasuh lembut wajamu yang lelah. kau tahu di Indonesia bagian mana kau berada. Bandung. Yap Bandung.

setelah bergerak ke arah Barat untuk mencari Kitab Suci di negeri JASKUN (demi PSPA) saya melanjutkan perjalanan ke Barat lagi. Bandung.

tak ada yang menyangka dan mengira. kepergianku ke Kota ini adalah untuk menjadi bagian dari gajah duduk. namun, apa yang kudapat? keindahan lain. taman bunga, kebun teh, udara sejuk yang mampu digunakan sebagai terapi pada par-paruku, dan tentu saja kamu.

rencana Allah memang indah. di sini, di kota ini. ternyata saya dipertemukan lagi oleh keindahan Allah lainnya. Mas Odit. *eaaaaa.

ternyata Mas Odit dapat kerjaan di Bandung. mini job lah. dan lama kerjanya itu sama seperti lama saya di Bandung. jadi deh, malam-malam kita keliling Bandung jalan kaki. comot makanan sana sini. ceritain apa aja. lupakan masalah yang sedang membendung satu sama lain.

bukankah tidak ada yang kebetulan? ;)

dan untuk pengumuman di mana jodoh PSPA saya, ini H-3! semoga Jaskun aamiin!

Jadi yang Terbaik, di Manapun Kamu :)

20.54.00 0 Comments
memilih
dipilih
menjadi pilihan
tidak dipilih
bertahan pada pilihan

agak-agaknya sudah memasuki H-7 dirundung pertanyaan, sudah lulus? kapan wisuda? udah ada pacar? kapan dikenalin?

seperti sudah pernah saya bahas sebelumnya mengenai TRISULA 
menjadi bagian yang dipilih....

memang tak ada yang paling membahagiakan kecuali menjadi bagian yang dipilih, atau menjadi bagian yang terus dipertahankan pada pilihan yang sudah dipilih. dulu, satu sisi aku hanya menjadi bagian yang memilih. memilih atas hidupku kelak. memilih sekolah, dan lebih kompleks dari itu, memilih judul skripsi. lalu memilih siapa yang bisa mendampingiku di masa remaja yang penuh dengan tantangan dan butuh sandaran.

sering sepertinya menjadi bagian yang selalu bertahan pada pilihan, namun pada akhirnya menjadi bagian yang tidak dipilih :)

menjadi bagian yang dipilih, sungguh bahagia
menjadi bagian yang tak dipilih, menyakitkan memang

kepahitan berkali-kali menjadi bagian yang tak dipilih menjadikanku berbesar hati. bahwa semuanya telah diatur. bahwa akhir cerita indah diawali dengan berbagai kepahitan. seperti untuk menjadi seorang pemenang dalam kompetisi, kita berkali-kali menjadi yang tak terpilih menjadi juara yang terlihat. namun di sisi lain kita menang dengan diri kita yang mampu, yang bisa berusaha lebih baik lagi. dari situ, aku belajar. apa kelemahanku, dan apa yang harus aku lakukan untuk menjadi lebih baik lagi.

Rabu, 04 Mei 2016

S.Farm.

23.38.00 0 Comments




dulu, aku, kau pun mungkin juga pernah berjanji akan satu hal. satu cara membuktikan kesungguhanmu. atas air mata dan juga biaya pendidikan yang telah mereka -ayah dan ibumu- perjuangkan. ingat bagaimana awalnya mereka sakit menahan rindu dan air mata melepas kepergianmu? melihatmu pergi jauh. menduga-duga bahwa kau akan baik-baik saja.

Halaman Persembahan

23.11.00 0 Comments

- - - - - s t e v i a - - - - -

untukmu aku menitip rindu
rinduku bercumbu padamu
lima ratus kali tiga sak tumpukan kertas penuh coretan
"REVISI"
ribuan lembar tisu
air mata

sajadah lusuh
berkeringat
kotor terkena tinta

cermin
ada cekungan dalam di sana
kekecewaan
rindu
kerja keras

Senin, 28 Desember 2015

09.15.00 0 Comments
-How blessed I am
menjadi sebaris kalimat yang berkali aku ucapkan saat aku sudah mencapai titik akhir iktiarku pada-Nya. aku lelah, kuakui aku lelah. aku menangis, lebih dari sedih hati dan kecewa. tapi aku selalu berjanji pada-Nya untuk tidak pernah menyerah.

sudah dari awal tahun 2015 aku merumuskan suatu draft calon skripsi yang akan menjadi pesawat tempurku menerjang tembok S.Farm sebagai suatu bukti bakti dan cintaku pada ayah bunda. terhitung hingga kini aku memiliki 9 folder di dalam folder yang tertulis mentereng ciamik : "SKRIPSWEET, S.Farm. 2016"

kekecewaan selalu saja muncul. itu cuma suatu cara yang Ia lakukan bahwa Ia menyayangi hamba-Nya. pernahkah kau merasa diabaikan seseorang? tidak mengenakkan bukan? sangat berbeda antara dibenci dan diabaikan

Minggu, 27 Desember 2015

Untuk hati yang belum juga menemukan pelabuhan hatinya

09.09.00 0 Comments


Halo! Apa kabar dirimu?
Sapaku pada egoku yang memenuhi sekelumit nagian nutfah daging yang menggumpal. Masih sanggup untuk menunggu, kan? Hadiah terindah untuk orang yang sabar menunggu. Bukan hanya gelas, piring cantik, atau sabun colek. Itu hadiah remah. Hadiah yang semua orang bisa pegang, sentuh, dan nikmati bersama bergantian.

Tenanglah hati, memang berhati-hati dalam menyerahkan hati. Bersabar dan mempersiapkan diri menjadi yang terbaik. Mungkin memang dirimu lelah, jengah, dan juga lemah. Tidak tidak. You’re strong more than you know.
Ketika di sekelilingmu bercumbu mesra, saling berpansng penuh aura, sementara kamu diam terpekur menatap handphone. Terdiam. Tertunduk. Tenanglah, masa penantian ini lebih indah.
Andaikata masa mudamu kau habiskan untuk pacaran, kau akan lupa tentang kewajiban, mimpi, dan cita yang sebenarnya telah lama kau idamkan. Banyak hal yang masih bisa kau lakukan untuk mengejarnya. Bagiku, balas dendam terbaik atas rasa sakit hati adalah dengan berkarya.
Banyak sudah penolakan, sakit dan perihnya diabaikan, tak dianggap, bahkan dihardik ratusan mulut yang membuatmu terpojokkan. Diabaikan seseorang yang sebenarnya ingin melihatmu ada. Cukup melihat keberadaanmu saja. Namun ia seperti tak mau tahu.

Di situlah logika atas rasa ego dan potensimu diuji. Kau harus bersinar lebih indah dan terang dibanding kekasih Allah lainnya. Yang kubisa saat itu adalah hanya dengan menulis. Menuliskan atas rasa sakit hati yang pernah aku alami. Menuliskan darah persakitan lewat lembar selulosa yang kubalut dengan analgetik dosis setengah.

Jumat, 11 Desember 2015

10.10.00 0 Comments
perkara nyali atas jarak hanyalah segera pergi atau bersabar menungguinya kembali
tak ada yang ingin kulakukan dalam dua pilihan itu
namun raga tak sanggup menerka-nerka apa yang terjadi
mata tak sanggup melihat fisik di kejauhan

katamu bepergian jauh untuk ilmu
bagaikan mengembara mencari tanah yang lebih hijau
katamu pergi jauh beda berbelas jam
hanya masalah waktu
toh apa yang ada di tiap tangkup doa sama

Minggu, 26 Juli 2015

Tentang Kedewasaan

17.18.00 0 Comments
Selamat pagi Senin, 27 Juli 2015
happy mature day for me
terima kasih Alhamdulillah sudah diberi waktu selama 21 tahun merasakan keindahan dunia
dan menikmati permasalahan dalam hidup untuk menjadikanku lebih dewasa
lebih berpikir
dan lebih mensyukuri apa yang aku miliki

tak ayal, di hari berulangnya hari lahir seseorang
banyak ucapan bertubi datang
memenuhi handphone dan segala sosial media

tak ada spesial, karena menunggu sebaris kata dari orang spesial
tenanglah, walau ia tak ayal mengirimkan pesan padamu,
dalam hatinya terapal jutaan untai doa indah untukmu

aku masih saja belum tidur saat menikmati akhir 20 tahunku
masih terkesima dengan pertemuan yang sudah lama dirindu
tak apa hanya dalam satuan jam
namun kualitaslah yang menjadikannya ada dan bermakna
entah, hari itu perjalanan seratus duua puluh empat kilometer berasa memabukkan
entah karena kondisi badan yang tidak fit
atau karena aku mabuk
dimabuk cinta

"Selamat ulang tahun yang ke 2(.) *isisendiri :D
semoga hari demi hari ke depannya semakin lancar dan istimewa
banyak berdoa dan berusaha."

pukul 00.22
terlambat 22 menit katamu
diam aku sebentar memandangi tulisan itu
seakan tak percaya
kau masih mengingat dengan pasti hari ulang tahun itu
hari yang menurutku sedikit konyol untuk harus diingat

jemariku terasa berat untuk membalas pesanmu
aku buka path, dan memplay lagu "See You Again"

Rabu, 13 Mei 2015

Kau Akan Merasakan Ini

08.20.00 0 Comments
Selamat malam para kaula muda! ;)

Bagaimana masa muda kalian? Menyenangkan? Banggakah kalian menyandang gelar sebagai seorang MAHAsiswa? Pantas dan layakkah? Tolong tanyakan pada diri kalian sendiri.

Di akhir-akhir masa studiku aku merasa tak pernah layak untuk menjadi seorang manusia. Mengapa? Selama aku berkuliah, ilmua apa yang sduah aku dapatkan? Hal apakah yang sudah aku ubah? Seberapa besar lingkunganku berubah karena tanganku?

Lalu, aku sedikit kecewa karena banyak sekali kegagalan yang telah aku terima. Bukan kegagalan nampaknya. Namun kesempatan yang melenceng. Aku tahu bahwa permainan-Nya lebih ciamik dari yang aku pikirkan.

Aku hanya menunggu peran TERBAIKKU dipasangkan.
Tuhan, jika aku boleh meminta....
Banyak hal sebenarnya yang membuatku menangis tersedu bahkan menjerit atas rasa sakit yang sediki-sedikit mengiris.

Inginku habiskan masa studiku dengan beasiswa di Negeri Kincir Angin. atau mana sajalah, yang menurut-Mu terbaik untukku. apalah yang bisa aku berikan untuk orang di sekitarku? aku ingin pergi berkeliling dunia dengan orang lain mengenaliku sebagai seorang yang hebat, kreatif, inovatif, dan memiliki potensi dalam mengambangkan Ibu Pertiwi. bukan hanya sekedar berjalan atau hanya merasakan "cipratan" lainnya. Yaa Allah, izinkan hamba menjadi seorang RnD dan berkeliling dunia untuk mempresentasikan karya yang Kau titipkan di otak sempit hamba.

Salah satu bentuk pengaplikasian ilmu yang didapat adalah melalui KKN. lalu aku merindukan kedua orangtuaku di rumah. semakin kita dapat membantu dan mengabdi pada orang lain, maka semakin halus dan lembutlah hati kita. karena takabur dan riya akan mengeraskan dinding hati yang selembut sutra.
SKRIPSWIITTT. selamat datang skripsi. aku sudah lama menunggumu. sejak awal kuliah, sudah terfikir beberapa bahan dan tema untuk skripsi. Alhamdulillah, mendapatkan tugas PA di Farmasi UAD yang luar biasa membantu membimbing dan membiarkan otak liarku ranum.
Karena tak ada lagi keahlian yang aku miliki selain menulis, maka aku berjanji akan terus menulis sampai aku mati. dengan menulis, aku akan tetap abadi. itulah alasanku mengapa aku sangat menikmati setiap seduhan kata yang orang lain sulam. lalu aku belajar dari mereka bagaimana aku memapar fiksi dan non fiksi. aku juga harus membaca satu buah buku agar aku dapat menulis sebuah paragraf, yang menurutku masih sangat sederhana. karena dengan menulis aku dapat menemukan otakku terus bekerja tak ingin mati.

07.51.00 0 Comments
Rabb, bolehkah aku menangis?
Bolehkah aku kecewa?
Bolehkah aku patah hati?
Bolehkah aku bersedih?
Bolehkah aku merasa tak berguna?

Tapi aku janji
Aku tak akan menyerah

Selasa, 31 Maret 2015

Sebuah Semangat Untukku : Ingatlah Ketika

08.44.00 0 Comments
Images 

sudah memasuki tahun ketiga dalam perkuliahan
ini artinya bahwa beberapa bulan lagi aku akan menyelesaikan sebuah kewajiban
menyelesaikan sebuah harapan dari banyak orang di sekitarku
menyelesaikan separuh mimpiku untuk tetap hidup
hidup untuk diri sendiri dan orang lain
hidup untuk menghidupkan

lelah
pasti pernah bersandar
malas
pasti sering menghampiri
tak ada semangat
pasti sering sekali menjumpai

ada yang selalu memaksaku untuk tetap semangat
untuk tetap tegar
untuk tetap menikmati perihnya hidup

Untukmu yang Sedang Meniti Rindu

08.02.00 0 Comments
 
Sayang, pergi menjauh darimu bukanlah pilihanku
bukan pula keinginanku
bukan pula dayaku yang ingin menjauh darimu

lamat-lamat aku memandangi peta dunia
menara jarak yang memisahkan kita
lalu mengkonversikannya dalam perjalanan
yang membuatku harus mengucap dalam satuan mili dan jam
yang membuatku harus menerima
bahwa kita tak lagi memandang langit yang sama

permukaan malam yang berbeda
belahan bumi yang berbeda pula

sayang
pergi jauh darimu sungguh tak enak
membiarkanku terbiasa dengan angin malam sendirian
membiasakanku menghisap kafein lebih banyak lagi
agar aku bisa segera menyelesaikan tugasku
dan lebih dahulu menyapamu ketimbang matahari

sayang
sedih rasanya pergi jauh darimu
tak ada lagi bahu tempatku bersandar
tak ada lagi senyum terkembangmy yang menguatkan

sayang
kembali kita meniti rindu
rindu yang lamit-lamit semakin kelabu
menyisakan duka dan debu

Jumat, 20 Februari 2015

Di Waktu Duha

16.09.00 0 Comments
di waktu Duha
sungguh ia penanda bagi kaum yang berfikir
sungguh ia membukakan kekayaan dan kesuksesan


di waktu Duha
aku merelakan separuh hatiku terbang
dalam satuan mili yang tak bisa diterjemahkan
dalam ketidakberdayaanku merangkul

di waktu Duha
aku mengamatimu lamit-lamit
di balik kaca yang berpendar dalam embun
dalam pipi yang membeku kelu

di waktu Duha
aku melepaskanmu
kamu melepaskanku
dalam ketidakberdayaan kasih

di waktu Duha
aku mengenangmu dalam elega
aku mencemburui waktu yang ada
aku berkeras kepala pada jarak

di waktu Duha
aku memang harus rela membiarkan kemarau itu pudar
tersenyum tegar saat besi itu membawamu
di antara deret kursi yang berdecit

Kamis, 04 Desember 2014

I am not Missing You I Just Missing a Part of Our Story and History

18.15.00 0 Comments
"You're crazy and I'm out of my mind
'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I'll give my all to you
You're my end and my beginning
Even when I lose I'm winning
'Cause I give you all of me
And you give me all of you"

itu adalah sepotong syair 

Selasa, 25 November 2014

Telaga yang Tak Lagi Kemarau

02.55.00 0 Comments
kasih, di ujung senja ini
aku duduk di tepian kota
menunggui burung-burung kembali ke sangkarnya
menunggui cahaya si emas kembali ke peraduannya
mengamati formasi kelelawar kembali
namun,
kapan kau akan kembali?

kasih, di ujung senja yang menyayat ini
lebah pun enggan mendekati bunga yang cantik itu
aku pikir, bumi sedang menangis

telaga itu tak lagi kemarau
pohon di kepalaku ranum
dahannya penuh dan penuh
tak lagi ranggas
tak ada lagi kemarau

kasih, kantung mataku cekung bertambah
warnanya semakin kelam
naumun, ia tertutupi oleh dahaga akan bah

02.49.00 0 Comments
 
kasih, maafkan tangan ini belum sempat menggenggammu
belum sempat menmbantumu mengiringi langkah impimu
belum pernah untuk membuatkan makanan
spesial untukmu

bukan
bukan karena aku tak cinta padamu
namun hanya masalah waktu