Senin, 09 Januari 2017

Wanita yang Jatuh dalam Pelukan

07.05.00 0 Comments






 

 yang aku takut bukan semata mengenai perpisahan, namun lebih kepada pertemuan. sebab, di antara pertemuan yang kedua, ketiga, hingga pertemuan yang tak kuasa lagi kuhitung dengan anak tangga ada rindu dan janji untuk bertemu terhadap pertemuan pertama. ataupun pertemuan-pertemuan sebelumnya.

seperti tak ada baris kata yang mengikrar di antara gendang telinga manusia yang sudah cukup budeg mendengar senyawa obat, resep, bahkan cacian selama salah mengartikan kehidupan bagi nyawa orang lain, ada usaha yang tak pernah terdengar. tak ayal ia seperti suatu kebiasaan. yang telah menjadi cara dalam suatu siklus kehidupan: bertemu untuk kembali berpisah.