Kamis, 05 Oktober 2017

08.17.00 0 Comments
katamu saat itu, kita hidup di atas ego masing-masing. namun bagaimana sejatinya hakikat "masing-masing" itu terbentuk saat kita bahkan sama sekali tidak bisa menyelesaikannya masing-masing? kita saling. membutuhkan, mendukung, mendoakan, bahkan saling mencinta di jamannya. hingga kepergianmu senja itu, di batas negara. tisuku usang, kusut, dan sedikit basah. kita terpisah di antara belahan bumi yang berbeda. jari-jari yang mungkin hampir dua kalinya. sejak saat itu, kau menganggap bahwa kita telah saling membenci. sementara, aku dengan bodohnya masih saja menganggap kita masih saling mencinta dalam ketidakberdayaan ini.


Waiter: Seorang Penunggu

06.56.00 0 Comments
aku telah terbiasa menjalani hari sebagai seorang penunggu. menunggui seseorang yang bahkan iapun tak tahu bahwa dirinya dicinta dan ditunggu. menunggui kesempatan serta harapan yang selalu menjadi nafas segar bagiku di setiap engalan tarikan nafas. gelapnya malam membuatku semakin takut untuk menghadapi hari esok. sebab, setiap penantian atas sesuatu yang telah kuputuskan, cabang-cabang kemungkinan itu tumbuh. memberi harap dan nyawa baru, ataukah hanya sebuah panggilan kematian atas harap? entahlah. dalam menyikapi hal tersebut

Minggu, 24 September 2017

03.11.00 0 Comments
memang benar, sebesar apapun kita
mama - papa akan selalu menganggap kita adalah putri kecilnya

saat pulang kampung adalah saat yang selalu ditunggu
duduk manis di rumah
suguhan makanan asin kesukaanku
berbagai minuman dingin
kotak plastik warna warni penuh isi
hingga jepit rambut warna warni
sticky notes berbagai gambar
bollpoint berbagai sticker
buku-buku notes kecil bergambar

indah
kasih sayang yang tak pernah berubah
meski sekarang putri kecil itu telah mendewasa :)

03.01.00 0 Comments
selamat tinggal!
itu tentu saja bukan perpisahan
tapi awal yang indah
untuk kita terus berkembang
menempati ruang dan rongga yang ada
menjadikan kita besar dari biasanya
menjadikan kita mendekat dengan kekuatan yang ada

selamat tinggal!
selamat berproses :)

sebab kita saling tahu,
kita belum selesai dengan diri kita sendiri - sendiri

To Be The Next RnD, Really???

03.00.00 0 Comments
entah idealis atau potensialis. saya selalu memilih (calon) pekerjaan dengan bagian Research and Development (RnD). mengapa? karena saya orangnya dipenuhi rasa tahu tinggi, terhadap hal yang penting, agak penting, bahkan amat sangat tidak penting. ouch!

jiwa penasaran dan intuisi untuk jadi penemu ini sudah mulai saya luruskan saat SD. lalu, seterusnya saya mencoba untuk mengikuti berbagai perlombaan menulis. karya tulis ilmiah, bahkan sampai karya tidak sangat ilmiah dan masuk akal (fiksi yang terlalu fiksi).

hingga saat kemarin saya diberi kesempatan (so blessed O:) ) untuk bisa merasakan bagaimana menjadi seorang researcher. melakukan trial dan error, membuat formula, memperbaiki, mencari masalah, mencari pemecahan masalah, mencari masalah kembali, hingga menguatkan intuisi untuk mencari penyebab kesalahan dan cara mengobatinya.

dalam melakukan sesuatu yang kita sukai, itu sangat menyenangkan! jam 6 hingga jam 6 lagi tidak terasa! bagi saya itu bukan bekerja, tapi menjalankan hobi dan merealisasikan apa yang menjadi penasaran saya.

to be next RnD?
why not? :))

Bandung, the next destination

02.52.00 0 Comments

ada yang lebih indah dari mengunjungi suatu kota dengan banyak tempat menarik, hits, makanan enak, suasana ternyaman, keindahan pemandangan, bahkan tempat rekreasi idaman: duduk di kedai kopi dengan obrolan hangat khas masa kecil yang selalu membuat candu :)

02.44.00 0 Comments
terkadang, ada kenyerian hebat yang mungkin mengintai hari-harimu. hari di mana kau akan selalu merasa resah dan tak tahu apa yang akan kau lakukan esok hari. hari di mana kau penuh dengan kesibukan atas pikiran yang kau rakit sendiri. yang memenuhi kepalamu dan menjadikanmu sebagai seseorang penuh rasa dan pikir.

entah sedang jauh atau tidak pada Tuhanmu. sepertinya sangat jauh. keresahan melanda. akan esok hari yang tak tahu akan dihabiskan untuk apa.

terkadang apa yang telah dipersiapkan dan diusahakan dengan sangat baik adalah bukan milik kita. adapula yang tak beniat untuk dikerjakan adalah ternyata milik kita. telah diusahakan yang terbaik dan dipersiapkan sejak berpuluh tahun. namun mungkin ini bukan milikmu.

ada yang dia tak mempersiapkan apapun, bahkan mungkin tak sebesar dirimu, namun ia dapatkan itu di satu waktu. sudah kubilang, kamu hanya perlu lebih bersabar. sedikit saja. mari, kutemani dalam penantianmu, yang sebentar lagi pasti akan selesai :)

my paper brain works 
-:)

02.39.00 0 Comments
terkadang, sesuatu itu seperti awan
ia akan membuat harimu lebih cerah saat ia telah pergi

Selasa, 29 Agustus 2017

Teruntuk Sahabatku

03.55.00 0 Comments




teruntuk sahabatku. mungkin saat kau melihat foto ini, ada beberapa bagian dari memorimu yang merangkak kembali. atau bahkan mungkin lebih banyak yang kau tinggalkan di belakang. terima kasih untuk kebersamaannya bersama 3,7 tahun ini.

maaf 1 tahun kemarin aku tidak bisa menemui kalian. tapi bagaimanapun, kalian akan selalu menjadi support system tersendiri. menjadi alarm tidur, pengingat makan, pereda rasa sakit, atau bahkan tetap menjadikan telinga kalian sebagai bahu untukku bersandar dan berkeluh..

tidak terasa ya, 5 tahun sudah kita menjalani masa kuliah di Farmasi ini. mungkin ada beberapa dari kalian bahwa ini adalah lubang yang salah. but, you did a great job, dude! kalian sudah melewati semuanya!

03.44.00 0 Comments

untuk almamaterku, terima kasih telah mengajari saya banyak hal. tentang kecerdasan, ketidak pedulian akan rasa lelah dan sakit, pa itu penolakan dan kerja keras. terima kasih telah menjadikanku lebih daripada yang dulu. terima kasih telah menjadikanku sebagai bagian yang hebat di sana. terima kasih. baru kemarin rasanya aku menangis bahagia diterima - menangis sedih sebab di sini aku tak memiliki siapa-siapa, tak punya teman yang kukenal - tak mengerti tentang pelajaran yang sangat amat jauh dari apa yang pernah kumiliki. tapi aku tahu, Kau meletakkanku di tempat yang terbaik.

bahwa bisa saja Dia merusakkan hatimu, tapi tidak dengan citamu. Ia meninggikannya. bahkan sangat tinggi. :')

Lima Tahun

03.38.00 0 Comments

Alhamdulillah Mah, Pah, Dek terima kasih untuk 3,7 tahun + 1 tahunnya

bukan suatu harapan bagiku untuk bisa menjadi salah satu bagian dari Universitas terbaik di Indonesia. seorang anak kampung yang keras kepala dan hanya bermodal Bismillah serta doa kedua orang tua. terseok di perkuliahan Farmasi. aneh melihat benda-benda di laboratorium. tidak mengeri kimia, biologi sama sekali. pelajaran yang dibenci saat SMP dan SMA.

menyelesaikan 3,7 tahunnya dengan air mata, keringat, dan doa Ayah Ibu yang tak kunjung surut. menahan kerinduan untuk pulang lebih lambat, dan kembali lebih cepat ke Yogyakarta. sebab tiap semesternya dihabiskan untuk remidi perbaikan nilai.

bosan menganggur Maret - Agustus, menunggu dimulainya perkuliahan apoteker, membuatnya penasaran untuk menaklukan dua universitas terbaik di Indonesia untuk jurusan Apotekernya. tidak banyak yang ia inginkan: pernah mencoba, hanya itu.

dan kini, dengan remidi sebagai teman sejatinya saat itu, ia menyelesaikan segalanya tepat waktu dan di waktu yang tepat. air mata telah enggan turun dan menetes. namun hari itu bulir itu kembali menyeruak dan terhimpit di ujung mata.

aku telah menyelesaikan semuanya, bukan? :))

alhamdulillah, Risa Umari Yuli Aliviyanti, S.Farm., Apt. berkat doa ibu :))

Minggu, 30 April 2017

11.10.00 0 Comments
(1) Allah mengabulkan secara langsung setiap doa yang dipanjatkan

(2) Allah menunda untuk mengabulkan doa tersebut

(3) Allah menggantikan doa tersebut dengan suatu hal yang lebih baik


Tunggu dulu!
lalu aku yang sedikit tergesa menikmati setiap jalan berkelok yang telah terhampar di depanku
batu yang bergulir dari atas, kanan, kiri, dan depan
air mata yang mengalir deras hingga ia tak kuasa lagi keluar
keringat bercucur yang membasahi setiap perjalanan panjangku

lalu kini, aku melihat apa yang telah Ia janjikan
hanya meminta aku lebih bersabar
aku menunggu
tidaklah lama jua rupanya
pada tempat, dan waktu terindah
God :')

10.34.00 0 Comments
nyatanya, segala sumpah dan janji yang dengan penuh kebanggaan pernah kau ikrarkan hanya sepatah lalu saja dalam memori dangkalmu
jika saat ini saja, kau kehilangan tanggung jawab yang membuat dirimu hanyalah sepotong daging - yang memakan daging saudaranya sendiri

10.26.00 0 Comments
nyatanya, untuk menjadi mahir di satu bidang
yang menurut diri kita sendiri mahir
sebab, pujian orang lain adalah fana
kita harus berkali-kali jatuh untuk mendapatkan 10 jurus

saat ingin memiliki buku karya sendiri
saya harus berkali-kali ditolak publisher
ditolak media
dilecehkan
ditertawakan
hingga air mata berbalas pada rasa pantang menyerah
di atas tertawa orang lain

saat ingin menjadi seorang peneliti
seorang formulator
peracik
penemu
pembuat
saya harus menghabiskan enam bulan lagi
untuk bercumbu dengannya lebih dalam

ini namanya percintaan sejati
harus kuat walau diuji berkali-kali